Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Saturday, April 14, 2012

Lowongan Kerja Bumbu Desa

Bumbu DesaBumbu Desa is a brand and an image of high quality environment that delivers the quality of exceptional things : excellent food, brilliant design and first class service. Bumbu Desa is a harmony of all the finest and rarest ingredient found from around the world, both Bumbu Desa menu and design concept and a blend of traditional and modern Indonesian times. We are opening in several cities in GORONTALO, PONTIANAK, BENGKULU, BINTAN, BATU LICIN (KALSEL) and currently seeking suitable candidates for the following positions:

1. Store Manager (SM)

- Male or female
- At least Diploma 3 of Food & Beverage
- Able to operate Microsoft Office
- Experiences at least 3 years in the same field
- Familiar with on Labor Law (Undang Undang Ketenagakerjaan)
- Maximum 35 years old
- Understand in accounting related matters and flow
- Able to generate and analyze Financial Report (P&L)
- Speak English well
- Have a good relationship skill
- Having sense of business

2. HRD (HR)

- Male
- Minimum Diploma 3
- Understand Labour Law
- Able to operate Microsoft Office

- At least 2 years of experiences in the same fields but fresh graduates are also encourage to apply
- Maximum 30 years old
- Have a good relationship

3. Chief Accounting (CA)

- Male or female
- Minimum Diploma 3 of Accounting
- Able to operate Microsoft Office
- Experiences at least 2 (two) years in the same field
- Maximum 35 years old
- Understand well on accounting system
- Able to generate, understand and analyze financial report

4. Cost Control (CC)

- Male or female
- Minimum Diploma 3 of Accounting
- Able to operate Microsoft Office
- Experiences at least 2 (two) years in the same field but fresh graduates are encourage to apply
- Maximum 35 years old
- Understand well on controlling the cost
- Able to analyze cost

5. Sales Executive (SE)

- Male or Female
- At least SMU or Diploma 1
- Minimum age of 20 years old
- Having own transportation
- Having a good communication skill
- Preferably having a knowledge of sales & marketing but fresh graduates are encourage to apply

6. Chief Cook (CK)

- Male or female
- At least Diploma 2 of culinary
- Minimum age of 30 years old
- Understand well on Sundanese food
- Experiences at least 3 years in the same field
- Able to handle kitchen administration
- Able to work in team
- Able to implement standard recipes given by Head Office
- Able to handle and manage a team of culinary people

Please send you comprehensive CV to me latest by the end of April 2012. Please indicate Job Code and Cities on the top right of envelope or in email subject. Only shortlisted candidate will be notified for interview and interview will be done either in our Head Office in Bandung or on site

Regards,

A. Doddy Suhendra
Operation Sr. Manager
PT. Bumbu Desa Indonesia Head Office
Jl. Teuku Angkasa No. 7.
Bandung 40132 - Indonesia
Tel: +62 22 253 4460
Fax: +62 22 253 4390
Email: doddy.suhendra@bumbudesa.com --- Update : Saturday, April 14, 2012
READ MORE - Lowongan Kerja Bumbu Desa

Lowongan Kerja Aempire Resource Limited

Aempire ResourceAempire Resource Limited (Hong Kong), PT. ALLINDO KALTIM & PT. ALLINDO INDONESIA are mining corporations which focusing on coal, iron mining, and international trade. Our venture spreads from Southern Asia, South-east Asia, Hong Kong, Mainland China. We also have branch offices on Jakarta, East Borneo, Hong Kong, and Mainland China. In the need to spread the business, we need more competent and spiritful persons to join our corporation.

The vacancies available are mentioned below:

1. Mine Manager (KTT)
2. Human Resource Management Specialist
3. Legal Affair Specialist
4. Public Relation Specialist
5. Accounting Specialist

Qualifications:
1. Workplace in North Sulawesi or East Kalimantan
2. Male, Indonesian citizen with certificate of POM or POU, Mm. qualification S1 degree (No.l-5)
3. Over 1 year work experience (No.2), over 2 years experience (No.3-4), over 10 years experience (No.1).
4. Within 35 years old (No.2-4), within 30-45 years old (Not)
5. Preferably fluent English or Mandarin speaking and writing skills (No.2-5)
6. Ability to work in a team, be honest, responsible, and advocate Chinese society and culture
7. Preferably with overseas education or working experience

Please submit application and CV to:

recruit-indo@idaempire-hk.com
With email subject: Full Name + Job Title
And look up for more information and job positional --- Update : Saturday, April 14, 2012
READ MORE - Lowongan Kerja Aempire Resource Limited

PT Grahawita Santika - Recruitment Santika Hotel & Amaris Hotel April 2012

Hotel Santika / santika.com
Hotel Santika / santika.com
PT Grahawita Santika - Santika Indonesia Hotels & Resorts is one of the largest hotel chains companies in Indonesia. The Company established in 1981 and head quartered in Jakarta. The Company is part of subsidiary Kompas-Gramedia Group, the largest media holding in Indonesia. The Company managed several hotels in a wide cross-section of industry segments, including luxury, upper-middle and smart hotel operations. Its brands including Amaris Hotel by Santika, Hotel Santika, Hotel Santika Premiere, Santika Premiere Dyandra Hotel & Convention, Royal Ambarrukmo Yogyakarta, and The Royal Collection consisting of the Kayana and The Samaya. The Company currently managed more than 43 hotels and resorts ranging from luxury to smart hotels. In 2012 the Company going to open 22 new hotels in Medan, Jabodetabek, Purwokerto, Cirebon, Surabaya, Bali, Balikpapan, Palu, Lombok, Makassar.

In line with its vision, become the most preferred and the biggest chain hotels and resorts in Indonesia and to be located across the South-East Asia, currently PT Grahawita Santika are inviting Potential Candidates to join as following positions:
  1. General Manager (Santika)
  2. Front Office Manager (Santika)
  3. Assistant FOM (Santika)
  4. FO Supervisor (Santika)
  5. Food & Beverage Manager (Santika)
  6. Assistant FBM (Santika)
  7. FB Supervisor (Santika)
  8. Executive Housekeeper (Santika)
  9. Assistant HK (Santika)
  10. HK Supervisor (Santika)
  11. Executive Chef (Santika)
  12. Sous Chef (Santika)
  13. Chef de Partie (Santika)
  14. Laundry Manager (Santika)
  15. Assistant Laundry Manager (Santika)
  16. Hotel Manager (Amaris)
  17. Assistant Hotel Manager (Amaris)
General Requirements
  • Attractive
  • Pleasant personality
  • Communicative
  • Fluent in English
  • Diploma of University or Hotel Academy
  • Min 1 year experience in similar position
If you are the right candidate, motivated, and want to pursue your career in Hospitality Industry with Santika Indonesia Hotels & Resorts, please submit your resume and recent photograph to email : recruitment@santika.com or submit by post service and addressed to following address not latter than 30 April 2012. Only short-listed candidates will be contacted.
HRD PT Grahawita Santika
Jl Melawai VII No. 6-8 Kebayoran Baru Jakarta 12160
Official Source
READ MORE - PT Grahawita Santika - Recruitment Santika Hotel & Amaris Hotel April 2012

Menimbang Ulang Penetapan Honorer Menjadi CPNS

Dalam waktu dekat Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara (PAN) dan Reformasi Birokrasi (RB) akan melakukan proses pengangkatan pegawai honorer daerah (Honda) menjadi CPNS. Tentu ini kabar gembira bagi para honorer yang memang sudah relatif lama bekerja, tapi bagi penulis sebelum diangkat menjadi CPNS memang perlu dilakukan proses validasi data dan pertimbangan ulang terhadap kejanggalan-kejanggalan yang terjadi di setiap daerah sebelum pengangkatan honorer menjadi PNS ini dilakukan.

Bahkan, Azwar Abubakar Menteri PAN RB dalam rilisnya di beberapa media massa mengakui dan membenarkan hasil verifikasi dan validasi honorer memunculkan indikasi rekayasa atau manipulasi. Berdasarkan data yang dilansir Wakil Kepala BKN Eko Sutrisno dari 152.130 tenaga honorer kategori 1, hampir semuanya telah divalidasi dan diverifikasi. Hasilnya. Hingga 31 Desember 2011 sebanyak 72.569 memenuhi kriteria (MK), dan sebanyak 77.891 yang tidak memenuhi kriteria.

Sedangkan tenaga honorer kategori II yang telah sampai BKN per 31 Mei 2011 berjumlah 633.824 orang. Jumlah ini mengalami penambahan data kategori I sebanyak 8.956, sehingga jumlahnya menjadi 642.780 orang. Mereka terdiri dari tenaga honorer di instansi pusat sebanyak 84.996 dan di daerah 577.784 orang. Ini membuktikan sejak terbitnya PP No. 48 tahun 2005 tentang pengangkatan Pegawai Honorer Daerah (PHD) menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) telah memberikan efek yang luar biasa khususnya dari sisi kuantitas.

Namun, sisi lain harus diakui pula, terbitnya PP No. 48 tahun 2005 tentang pengangkatan Pegawai Honorer Daerah (PHD) menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), memang suatu hal yang harus diapresiasi karena keluarnya PP ini adalah bentuk apresiasi pemerintah terhadap para tenaga honorer yang telah bekerja belasan tahun di lingkungan pemerintahan. Bahkan untuk mengakomodir suara-suara di daerah juga pemerintah mengubah PP tersebut dan mengeluarkan PP 43/2007, di mana persyaratan  kerja diubah menjadi minimal 1 tahun pada tanggal 1 Desember 2005 yang sebelumnya persyaratan kerja 5 – 20 tahun.
 
Penulis pun mencoba melakukan diskusi dengan akademisi, pakar kepegawaian  dan mantan pejabat BKN terkait masalah ini. Ternyata ada cukup banyak persoalan dan menurut penulis ini harus disikapi dengan serius di tengah cukup banyaknya oknum yang bermain mata di ranah ini. Beberapa persoalan itu antara lain. Pertama, jumlah PNS bertambah dengan pesat, dari 3,6 juta pada tahun 2002 menjadi 4,7 juta pada tahun 2010 sebagai akibat dari pemekaran daerah di mana CPNS direkrut dalam rangka mengisi jabatan yang terus bertambah dan Pengangkatan langsung PTT dan Sekretaris Desa menjadi CPNS.

Kedua, terjadi mismatch antara kualifikasi yang diperlukan dan kualifikasi pegawai yang ada, karena yang diangkat menjadi CPNS, terutama dari jalur PTT, umumnya tenaga administrasi. Ketiga, Pemda terus merekrut PTT, walaupun sudah ada larangan, dengan harapan setelah tahun 2009 akan ada lagi pengangkatan langsung PTT menjadi CPNS. Keempat, belanja pegawai terus membengkak sehingga kemampuan daerah untuk menyediakan pelayanan publik menjadi terbatas. Hal ini ditunjukkan dengan data yang dilansir BKN Desember 2011 di mana rata-rata belanja APBD di setiap daerah sekitar 30 hingga 50 persen di setiap propinsi. Kelima, terjadi pemalsuan dokumen dan jual beli jabatan PTT di daerah sehingga banyak diantara PTT yang masuk data-base sebenarnya tidak berhak diangkat menjadi CPNS.

Keenam, meluasnya tuntutan dari guru kontrak (GTT) dan tenaga honorer yang bekerja di sekolah dan rumah sakit swasta untuk diangkat menjadi CPNS. Disamping permasalahan ini terjadi juga praktek kecurangan dalam setiap proses pengangkatan CPNS dari kalangan pegawai tidak tetap yang gajinya dibiayai oleh APBD.  Kita mengetahui bahwa PNS merupakan orang-orang yang akan menggerakkan jalannya fungsi birokrasi.

Kita tidak bisa membayangkan ditengah penyimpangan proses validasi data ditingkat daerah bahkan dicurigai juga ada oknum BKN yang main mata dengan Pemda untuk mencederai proses validasi data tersebut. Pertanyaannya, bagaimana dengan kualitas pelayanan birokrasi di Indonesia dan khususnya daerah ke depan jika masalah ini tidak segera diungkap.  Dengan jumlah pengangkatan yang relatif besar tersebut tentunya harus ada pengetatan dan penyeleksian berkas kembali yang dilakukan oleh pemerintah pusat ke daerah dan di daerah juga harus ada keterbukaan informasi masalah ini ke masyarakat agar kemudian masyarakat bisa mengontrol ini. Sehingga kemudian masyarakat tidak curiga dan mampu berpikir positif kepada pemerintah daerahnya karena selama ini masyarkat justru menilai hanya sebagian masyarakat yang dekat dengan penguasa saja yang bisa mendapatkan kesempatan ini, sisanya tidak walaupun sudah berpeluh keringat juga tidak diangkat menjadi CPNS.

Apalagi proses pengangkatan juga ternyata tidak sejalan dengan kebutuhan. Bagi penulis, ini menimbulkan masalah besar dikemudian harinya dan tentunya membebankan APBD khususnya pada pos belanja pegawai. Dengan kata lain, proses pengangkatan ini harus ditinjau ulang. Jika tidak, berdasarkan diskusi penulis dengan para akademisi dan orang-orang yang memang tahu banyak dengan persoalan ini akan menimbulkan empat hal masalah lainnya yakni pertama terjadi inefisiensi karena jumlah pegawai yang ada melebihi kebutuhan.

Kedua, kinerja organisasi pemerintah semakin menurun karena pegawai yang ada kualifikasinya kurang sesuai dengan yang diperlukan. Ketiga, akan ada sejumlah Pemerintah Daerah yang mengalami kebangkrutan karena penambahan jumlah pegawai akan membawa konsekuensi pada naiknya belanja pegawai dan terakhir atau keempat kemampuan daerah untuk menyediakan dana bagi operasional pelayanan public serta belanja modal semakin menurun sehingga pelayanan public akan menurun dan pertumbuhan ekonomi akan terhambat.

Kekhawatiran ini harus diantisipasi sejak dini. Kita berharap BKN tidak cepat-cepat mengeluarkan SK walaupun dalam kategori tingkat pertama hal ini sudah dilakukan. Bagi penulis, ini adalah kesempatan Menpan & RB untuk membuktikan awal proses reformasi birokrasi. Masalah rekayasa data oleh oknum-oknum tertentu baik di pusat maupun di daerah harus diberikan sanksi tegas.

Selain itu, terkait masalah ini penulis juga memiliki beberapa buah solusi dan saran sampai kemudian persoalan ini benar-benar matang khususnya masalah verivikasi dan validasi data pegawai honorer baik di tingkat pusat maupun daerah. Pertama, Pengangkatan PTT, khususnya kategori II, ditinjau kembali karena akan mendorong meluasnya tuntutan untuk menjadi CPNS. Kedua, Verifikasi data PTT kategori I dan II diperketat karena ada indikasi bahwa sebagian dari nama yang masuk data-base sebenarnya tidak memenuhi persyaratan, direkrut setelah 1 Januari 2005  (menggunakan dokumen palsu). Ketiga, harus ada penegasan dari Pemerintah bahwa instansi di pusat maupun daerah tidak dibenarkan menerima PTT dan kekurangan pegawai dapat diatasi melalui outsourcing. Keempat, kepala daerah perlu turun tangan dan berupaya semaksimal mungkin memberikan data yang jujur dan juga berani bersikap tegas terhadap bawahannya yang berani melakukan validasi data. Semoga dengan proses seleksi yang ketat ditingkat verifikasi dan validasi data pegawai honorer ini akan lahir CPNS-CPNS yang siap bekerja dan melayani masyarakat dan mudah-mudahan kita memahami masalah ini adalah bagian dari perbaikan kinerja aparatur kepegawaian dan sebagai wujud dari implementasi upaya reformasi birokrasi yang saat ini sedang digembor-gemborkan oleh Kementerian PAN  & RB.

Sumber : Okezone
READ MORE - Menimbang Ulang Penetapan Honorer Menjadi CPNS

Data Tenaga Honorer yang Lolos Verifikasi Diduga Dimanipulasi

MEDAN- Data tahun pengangkatan 251 honorer di Pemko Medan yang lolos verifikasi oleh Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara (Menpan) diduga banyak dimanipulasi. Buktinya, dari beberapa data tenaga honorer ditemukan data tahun pengangkatan yang diusulkan dengan data sebenarnya tak sesuai.
Informasi yang diterima wartawan di Pemko Medan terdapat sejumlah 24 tenaga honorer yang datanya tidak sesuai, terutama data tenaga honorer yang berada di lingkungan Dinas Pertamanan Medan. Seperti tenaga honorer atas nama Abdul Hari Siregar. Dalam pengumuman Menpan diusulkan pengangkatan tanggal 1 Januari 2005, padahal pengangkatannya yang sebenarnya tanggal 10 Oktober 2005. Begitu juga dengan Surya Darma diusulkan tanggal 31 Desember 2004 ternyata pengangkatan sebenarnya tanggal 27 Juni 2008.
Riswan Panangin Hutasohit diusulkan tanggal 1 Maret 2004, padahal pengangkatannya tanggal 1 Februari 2006. Roslah Nasution diusulkan tanggal 1 November 2005, pengangkatan sebenarnya tanggal 5 Januari 2006. Rukiah Rahma Rahmi diusulkan tanggal 31 Desember 2004, padahal pengangkatannya tanggal 3 Maret 2005. Syahrizal Tarigan pengusulan tanggal 1 Januari 2005 padahal pengangkatan sebenarnya tanggal 28 November 2006.
Begitu juga Sekata Tarigan diusulkan tanggal 1 Januari 2005, padahal pengangkatan sebenarnya tanggal 1 Februari 2006. Sri Rezeki Syafitri diusulkan tanggal 1 Januari 2005, padahal pengangkatan sebenarnya tanggal 7 Maret 2005. M Azis Ridho diusulkan 1 Januari 2005, padahal pengangkatan  6 Oktober 2006.
Selanjutnya, Kurniawan diusulkan tanggal 23 Agustus 2004, padahal pengangkatan sebenarnya tanggal 25 Desember 2005. Syarifuddin Lubis diusulkan di data Menpan pengangkatannya tanggal 1 Januari 2005, padahal tanggal 3 Maret 2007. Selanjutnya, Ulfa Maulidasari Lutan diusulkan data pengangkatannya tanggal 31 Desember 2004 padahal pengangkatan sebenarnya tanggal 16 April 2007.
Tenaga honorer lainnya, Ummu Salamah diusulkan tanggal 1 Januari 2005, padahal pengangkatannya tanggal 16 April 2007. Sujarianto diusulkan tanggal 1 Januari 2005 padahal yang sebenarnya tanggal 3 Maret 2005. Ade Syaputri diusulkan tanggal 31 Desember 2004, padahal pengangkatannya tanggal 5 September 2005.Aprina Dewi, diusulkan tanggal 1 Januari 2005, padahal pengangkatannya tanggal 5 September 2009. Akhraini Ramadani Maya Putri diusulkan tanggal 31 Desember 2004, padahal pengangkatannya 27 Juni 2008. Amenilanta Sembiring diusulkan tanggal 1 Januari 2005, padahal sebenarnya tanggal 1 Maret 2005, Andi Roy Sembiring diusulkan tanggal 1 Januari 2005, padahal pengangkatan sebenarnya tanggal 3 Maret 2005.
Diana F Ritonga diusulkan tanggal 1 Januari 2005, padahal pengangkatannya tanggal 1 Maret 2005, Dilla Viranti Utama diusulkan tanggal 1 Januari 2005, padahal pengangkatannya tanggal 1 November 2006. Elya Syafwati diusulkan 31 Desember 2004, padahal pengangkatannya tanggal 23 Oktober 2007. Euis Wikanita diusulkan tanggal 9 Januari 2005, padahal pengangkatannya tanggal 27 Juni 2008 dan Fitri Dwi Hastuti, diusulkan tanggal 9 Januari 2005, padahal pengangkatannya tanggal 27 Juni 2008.
Wali Kota Medan, Rahudman Harahap menyatakan dirinya tidak mengetahui masalah itu.
“Saya tidak tahu kalau soal itu. Saya yang tahu formal saja. Itu semua sudah diusulkan. Namun, masih banyak honorer yang sudah lama justru tidak lolos verifikasi malah ada honorer yang masih baru tiga tahun justru lolos verifikasi,” terang Rahudman, usai salat Jumat di Balai Kota Medan, Jumat (13/4) siang.
Menurut Rahudman, akibat banyaknya tenaga honorer yang sudah lama namun tidak lolos verifikasi, Pemko Medan akan menyurati BKN.
Kepala BKD Medan, Parluhutan Hasibuan mengatakan jika ada dugaan manipulasi data silahkan diadukan kepadanya. “Silahkan dibuat pengaduannya,” kata Parluhutan sembari menyebutkan hingga saat ini pihaknya masih belum ada menerima aduan atau laporan apapun dari masyarakat.(adl)

Sumber : Harian Sumut Post
READ MORE - Data Tenaga Honorer yang Lolos Verifikasi Diduga Dimanipulasi

BKDD Siap Fasilitasi Honorer

BULUKUMBA, FAJAR -- Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Bulukumba siap menerima komplain sekaligus memperjuangkan para tenaga honorer kategori satu (K1). Syaratnya, yang bersangkutan harus membawa dan menyerahkan bukti autentik yang diperlukan.

Bukti autentik itu, kata Kepala BKDD Bulukumba Andi Syafrul Patunru, akan dijadikan dasar dalam melakukan koreksi ke Badan Kepegawaian Nasional (BKN). “Bukti administrasi yang sah itu sangat dibutuhkan sebagai bahan untuk dikomunikasikan ke BKN. Sebab tidak menutup kemungkinan, ada kesalahan saat verifikasi,” kata Syafrul di Bulukumba, Jumat 13 April.

Syafrul mengemukakan, dari 13 honorer K1 yang dinyatakan tidak memenuhi syarat alias tidak bersyarat, memang ditemukan beberapa yang bermasalah. Antara lain ada yang sudah tidak aktif sejak Oktober 2009, terjadi rekayasa absensi dan menggunakan surat keterangan hilang ijazah yang tidak valid.

Masalah lain yang terungkap adalah terdapat perbedaan tanggal lahir di SK honorer dengan tanggal lahir di ijazah. Termasuk ditemukannya kejanggalan pada tahun lulus dengan tanggal lahir di ijazah.

“Ini yang jadi kendala. Kalau memang tidak begitu, silakan sampaikan pada kami (BKDD, red),” tantang Syafrul.

Kepala Bidang Informasi Kepegawaian BKDD Bulukumba, Muhammad Jalil menambahkan, dalam melakukan verifikasi honorer K1, pihaknya tidak semata fokus pada bukti administrasi berupa SK pengangkatan semata. Tapi, juga melakukan pemeriksaan dalam hal pembiayaan tenaga honorer dimaksud.

“Dalam menentukan seorang honorer masuk K1 atau K2, tim verifikasi mengkaji dua hal. Yaitu bukti administrasi berupa SK Pengangkatan, dan sumber pembiayaan tenaga honorer,” jelas Jalil.

Dia lantas menguraikan bahwa honorer K1 penggajiannya bersumber dari APBD atau APBN dengan menggunakan nomenklatur gaji atau pos pembiayaan gaji. Di luar dari itu, berarti yang bersangkutan tidak masuk honorer K1. “Kalau memang mendapat honor dari pos pembiayaan gaji, berarti K1 itu,” tegasnya.

Ketua Komisi A DPRD Bulukumba, Fahidin mengingatkan perlunya transparansi terkait dana honorer di Bulukumba. Dan itu, sebut politikus Partai Demokrasi Kebangsaan itu, tidak hanya honorer K1 tetapi juga K2.

Khusus 13 orang yang dinyatakan tidak bersyarat dari 70 yang diajukan, Fahidin berjanji akan membantu mengecek hingga ke BKN. “Yang penting ada buktinya, kami dari komisi A akan langsung mempertanyakannya ke BKN,” ucapnya saat menerima aspirasi puluhan honorer di gedung DPRD kemarin. (arm/min)


Sumber : Fajar
READ MORE - BKDD Siap Fasilitasi Honorer

PT Perkebunan Nusantara VIII (Persero) - Audit Commitee, Business Risk Commitee

PTPN VIII
PTPN VIII / vivanews.com
PT Perkebunan Nusantara VIII (Persero) - PTPN 8 is a national plantations sector companies in Indonesia. The Company's business engaged in cultivating plants, processing, and selling plantation commodity such as tea, rubber, and palm as the main commodity, and also quinine and cocoa. The Company's corporate head office located in Bandung, West Java and managed 41 plantations and 1 hospital. The plantations are spread in 11 districts/cities all around West Java (Sukabumi, Bogor, Cianjur, Bandung District, West Bandung District, Bandung City, Garut, Tasikmalaya, Purwakarta, Subang, and Ciamis) and 2 districts in Banten Province (Lebak and Pandeglang).

In line with its vision, to become a leading and reliable agribusiness company that prioritizes customers and environmental concern, supported by professional human resources, currently PT Perkebunan Nusantara VIII (Persero) need the best candidates to join  as:
  1. Sub Komite Audit
  2. Komite Resiko Usaha
General Requirements
  • Bachelor degree in Accounting, Economic, Agriculture, Law
  • Preferably domiciled in Bandung
  • For Audit, preferably experienced as auditor min 15 years and have experience in the plantation sector auditing min 5 years
  • For Business Risk, preferably experienced in risk management min 5 years
  • Willing to work part time for 2 years
  • Willing to do and accomplish the tasks of auditing and risk management from board commissioners  of PTPN VIII (Persero), including the assignment to the field
For further detail information about jobs requirements and how to apply, please refer official source from PT Perkebunan Nusantara VIII (Persero) on following link below. Closing date 20 April 2012 (Post Stamps). Only shortlisted candidates will be notified.
Official Source
READ MORE - PT Perkebunan Nusantara VIII (Persero) - Audit Commitee, Business Risk Commitee

TENAGA HONORER: Disdik Rekomendasikan Pencoretan

SRAGEN – Tim Verifikasi Dinas Pendidikan (Disdik) Sragen menemukan 10 surat keputusan (SK) guru wiyata bakti (WB) yang tidak sesuai dengan Surat Edaran (SE) Menpan & RB No 05/2010 tentang Pendataan Tenaga Honorer Daerah. Disdik merekomendasikan 10 SK guru WB tersebut supaya dicoret dari database kategori II.
Sekretaris Disdik Sragen, Joko Saryono, saat dihubungi Espos, Jumat (13/4/2012), mengungkapkan sebelum ada aduan dari para guru WB dariGondang, Disdik sudah menugaskan bidang tenaga kependidikan (Tendik) untuk melakukan verifikasi dan klarifikasi atas data guru WB yang masuk kategori II. Menurut dia, tim verifikasi yang jumlahnya ada lima orang itu melakukan pengecekan data guru WB di 20 kecamatan.
“Pengecekan dan klarifikasi data dilakukan kepada unit pelaksana teknis daerah (UPTD) Disdik di kecamatan secara keseluruhan, tidak hanya terbatas pada guru WB, melainkan semua tenaga kependidikan. Kami masih terus melakukan pengecekan data itu hingga hari ini. Berdasarkan hasil koordinasi dengan BKD dan Inspektorat, hasil verifikasi tim
Disdik ini bakal dikirimkan ke Inspektorat paling lambat besok,” tegas Joko.
Dia menambahkan tim belum menemukan indikasi pejabat UPTD atau kepala sekolah (Kasek) dalam manipulasi data SK itu. Laporan itu, lanjut dia, didasarkan dari laporan UPTD dengan disertai bukti presensi. “Ya, kami merekomendasikan 10 nama dalam SK yang tak sesuai SE Menpan & RB No 05/2010 dicoret,” tegasnya.
Kabid Tendik Disdik Sragen, Turdiyanto, enggan berkomentar soal itu. Dia meminta penjelasan tentang hasil klarifikasi data tersebut disampaikan satu pintu dari Sekretaris Disdik Sragen.

Sumber : Solo Pos
READ MORE - TENAGA HONORER: Disdik Rekomendasikan Pencoretan

Friday, April 13, 2012

PT Nestlé Indonesia - Karawang Factory Recruitment April 2012

Nestlé
Nestlé / indonesiafinancetoday.com
PT Nestlé Indonesia - Nestlé Indonesia  is one of the dominant food and nutrition manufacturing companies in Indonesia. PT Nestlé Indonesia operated in Indonesia since 1971 as a part of Nestlé SA, the global largest food, nutrition, health and wellness company. In Indonesia, PT Nestlé Indonesia currently supported by 2,600 potential human resources in 3 factory manufacturing plants. Its plants located in Kejayan - East Java, Panjang - Lampung and Cikupa - Banten. In 2013, PT Nestlé Indonesia will operated its fourth factory located in Karawang - West Java. The Kejayan factory operated since 1986 with daily capacity 700,000 liters of milk per day and produced milk product such as Dancow, Bear Brand, and Nestlé Dancow Ideal.

Currently,  PT Nestlé Indonesia invite people with professional knowledge, personal integrity, and strong motivation to excel and enjoys facing challenges in a dynamic organization to join as following position  :
  1. Production Skilled Operator ( Code: PSO )
  2. Production  Supervisor ( Code: PS )
  3. Engineer (Code: ENG)
  4. Mechanics (Code: MS)
  5. Electricians (Code: EL)
  6. Instrumentist (Code: I NS)
  7. Cashier (Code: CSH)
  8. Warehouse Operator (Code: WHO)
Requirements :
  • Minimum graduated from Diploma-3 of Technical (Mechanical, Electrical, Chemical, Industrial, Manufacture, Electronical, Mechatronic, Food Technology), or the equivalent, Science (Chemistry, Biology), Economics (Accounting) or the equivalent, with minimum GPA 2.8
  • 1 – 2 years of working experiences in similar Industry will be an advantage
  • Able to comprehend instructions in English
  • Willing to learn new things and share the knowledge to others eagerly
  • Willing to work in shift rotation
  • Able to work alone or as team member with minimum supervision
  • Work Location : Surya Cipta City of Industry (SCCI) – Karawang Timur, West Java
For detail information about detail information and how to apply in each positions above, please refer official source from JPC UB on following link below. Closing date 23 April 2012. Selected candidates will be offered a competitive renumeration package and career opportunity, and various training programs.
READ MORE - PT Nestlé Indonesia - Karawang Factory Recruitment April 2012

Honorer Gagal Verifikasi, Nasib tak Jelas

MEDAN- Sebanyak 23 tenaga honorer kategori 1 di Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu), yang tidak lulus proses verifikasi dan validasi di Badan Kepegawaian Nasional (BKN) 22 Maret 2012 lalu, tidak ada jaminan lagi untuk mengikuti proses yang sama untuk ke depannya.


"Yang 23 tenaga honorer yang tidak lulus, tidak bisa dipastikan apakah bisa diangkat lagi atau tidak," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provsu, Suherman didampingi Kabid Pengadaan BKD Provsu Kaiman Turnip di Kantor Gubernur Sumut, Kamis (12/4).

Dijelaskannya, proses selanjutnya adalah akan dilakukan uji publik. Kemudian dilakukan pemberkasan ulang para tenaga honorer, untuk kembali diserahkan kepada BKN. "Jika saat uji publik nanti, ada yang keberatan maka akan gugur. Setelah 14 hari, kemudian pemberkasan. Baru ada prose surat-menyurat ke BKN untuk diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). BKN yang menentukan, kapan pengangkatannya," tambahnya lagi.

Suherman juga menjelaskan, ada beberapa penyebab 23 tenaga honorer tersebut tidak memenuhi kriteria (TMK), diantaranya, tidak ditemukan dalam Daftar Isian Penggunaan Anggaran (DIPA) Tahun 2006-2010 (terputus, Red). Tenaga honorer tersebut hanya ditampung dalam APBD selama tujuh bulan, kemudian yang bersangkutan bekerja di tempat lain.

Adapun tenaga honorer Pemprovsu yang lulus verifikasi dan validasi BKN yakni Ngikut Ginting, Ramlan, Sadar Ginting, Erna, Ernimalem Br Ginting, Dahlia Istiqma, Kemala Suti, Nova Anggraina, Rudiyono, Saufiya Zaura, Syahfitra, Syaifuddin Anshori, Willy Arya, Dewi Irwati, Erma Bahagia Pakpahan, Karmo.

Kemudian, Hayati Ivana Dora Sukatendel, Iskander, Sri Rahayu, Achmad Sadly Nasution, Jesman Ginting, Juminah, Khairuddin Rangkuti, M Taher, Marasangap Pane, Mhd Anshor Harahap, Muhammad Agus Prayudi, Nur Hafni Lubis,  Andry Hamonangan, Nur"aini, Parlindungan, Ramli, Rudolf Budiyanto Sibarani, Rustam, Sawiyah, Soni, Tumin, Barismen Sitopu, Yenny Azwita, Yusni, Yustinawati, Chairil Anwar, Dame, Edi Susilo, Ester AN, Sariadi.

Selanjutnya, Kristine Rezeki Nainggolan dan Marklin Pardede, Friendly Simanjuntak, Edi Sudarja, Dewi Trisnawati dan Mhd Fandi Abdillah, Edi Sutrisno, Husin, Rendi dan Sugiran.

Kemudian, Alpinus, Aldrinsyah, Sabaruddin, Ahmad Syamsuri Polem, Fanda Syahputra dan Yunita Sahfitri, Ahmad Syahril Saragih, Damenson Hotman Tua Lingga, Lismiani, Fifi Arifnasari, Kakle Harahap dan Karia B Simbolon.

Selanjutnya, Ahmad Yani, Muhammad Asjuandi, Reny Aswita Sianturi, Sulhamdi, Suma Sugiharto, Suwito, Syahruddin, Zulfadli Nst, Ahmad Effendi Nst, Emma Sary Nasution, Faisal Rizal Sitanggang, Hendra Siagian, Hernita Sitorus, Irfansyah, Leonardo Siahaan, Moses Sibagariang.

Kemudian Hasbi, Muhammad Rizki Salam, Ronny Wilfrid Hutagalung, Siti Idayu dan Sri Hami Yanti, Agam, Parsunian Manurung, Pujan, Ronal Sianturi, Selamat, Syamsul Bahri, T Zultuah, Ahmad Misto, Endri Prianto, Helena M Simanjuntak, Khairul Amry, Lukman Sibarani dan Paiman, Eni Pristiawati dan Rienty Minarni Nainggolan.

Selanjutnya Mesno, Muhammad Yunus, Panahatan Pasaribu, Rifan Syahputra dan Zulkarnain Siregar. Irwan Rangkuti, Irwansyah, Muhammad Safii Hasibuan, Nahda, Nanda Rahmana, Radiah Sari, Rosihansyah Rangkuti, Sucipto, Al Mussana Hatta, Syaiful Bahri Napitupulu, Teuku Sulaiman Muly, Aminunsyah Pane, Awaluddin Siregar, Dasni Zetri, Eko Abdul Rahim, Erisa Agustina Pohan, Feri Andrisma dan Hasmarlinda.

Kemudian, Adi, Julaina Nawar, Koko Santoso, Lasdiana Nainggolan, Masta Marisi Sihombing, Meliala Sembiring, Muhammad Rivai Harahap, Nasrul, Nur Andayani, Parningotan Sijabat, Raja Uhum Harahap, Ahmad Suyadi, Raja Oloan Sibagariang, Rony Firza, Rosnidah, Rukayah, Sabaruddin, Seri Murni, Sinton Siboro, Sri Wardani, Srimawarni Ritonga, Suardi, Balandua Sebayang, Sudarto, Supriadi, Tangkas Hasiholan Siregar, Triono Ramadhan, Wahyudin, Wardatul Husna, Zulkhaidir, Eparina Hutabarat, Ernawati, Fitrianingsih, Henri Duaman Sibagariang, Herry Lestari Manalu dan Irfan Tamsi Lubis.

Selanjutnya Ade Frima Koesnanda, Erwin Meilindo Marbun, Fridris Rivai Manurung, Herianto, Junaidi, Muhammad Jefri Fadhillah, Nimrot Tampubolon, Nur"aini, Agus Priono, Rini Trisnawaty, Sri Yanthi Lantika Lumban Toruan, Sry Muliani, Tuan Pantun Edison Simanjuntak, Ahmad Fadhli, Arief Prayogo, Cyrus Ricardo Mallatang, Dedek Siswanto, Desmawati dan Doni Berliana.

Kemudian Bahtar Panjaitan, Deanny Kelana, Dian Sinarti, Iskandar Usman, Marudut Naibaho, Supriono dan Yovira Oktoria Nst. Abu Bakar Neza Alfin, Yanti Hutabarat, Efiana Sirait, Linda Hasibuan, Purwanto, Rahmad Jemali, Rewati Tambunan, Risdiana Daulay, Shinta Riny Nainggolan, Sri Darlina Purba dan Yasmis Harefa.(ari)
 
Sumber : JPNN
READ MORE - Honorer Gagal Verifikasi, Nasib tak Jelas

DPRD Gunakan Hak Angket

WATAMPONE, FAJAR -- DPRD Bone akan menggunakan hak angket (melakukan penyelidikan, red) terkait dugaan SK fiktif honorer kategori dua (K2) di lingkup Pemkab Bone. Penggunaan hak angket itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Bone, Asia A Pananrangi, Kamis, 12 April.

Asia mengatakan, penyelidikan dilakukan karena adanya dugaan honorer K2 disinyalir menggunakan SK fiktif, dan dinyatakan lolos verifikasi. "Adanya dugaan SK fiktif itulah sehingga DPRD mengusulkan hak angket," kata Asia di gedung DPRD Bone, kemarin.

Menurutnya, dugaan SK fiktif menguat setelah sejumlah honorer mempertanyakan ketidaklulusannya pada hasil verifikasi. Padahal, kata Asia, para honorer mengaku sudah melengkapi berkasnya.

Sementara itu, dari sejumlah pengakuan honorer diduga ada honorer yang lolos pada hasil verifikasi itu, menggunakan SK fiktif. Menurut dia, jika benar ada SK fiktif maka itu merugikan honorer yang mengabdikan dirinya selama ini menjadi honorer.

Dia menambahkan, sudah ada lima fraksi yang menyetujui usulan hak angket dan usulan ini akan disampaikan ke Ketua DPRD Bone, Ambo Dalle. Setelah disampaikan ke ketua DPRD, akan dibicarakan di Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Bone, dan Bamus menentukan kapan digelar rapat paripurna terkait persoalan SK honorer fiktif.

Terpisah, Ketua Komisi I DPRD Bone, Firman Batari menyarankan kasus dugaan SK fiktif pada honorer yang lolos K2 itu dilaporkan ke kepolisian. "Kalau memang ada indikasinya," jelasnya.

Akan tetapi, jika honorer yang merasa dirinya melengkapi berkasnya, namun dinyatakan tidak lolos verifikasi berkas, silakan mengadukannya posko pengaduan di BKDD Bone.

Sementara itu, Kepala BKDD Bone, Muh Ridwan mengatakan, untuk berkas honorer k2 itu diverifikasi oleh Inspektorat Daerah. BKKD, kata Ridwan, hanya menerima berkas para honorer dari instansi dimana honorer itu mengabdi, kemudian diteruskan ke Inspektorat Daerah.

Setelah Inspektorat Daerah mengeluarkan hasil verifikasi, katanya, BKDD lalu menginputnya ke Kemenpan dan RB.

Ridwan menambahkan, kalau persoalan dugaan SK fiktif, BKDD tidak mengetahuinya. Akan tetapi, sambungnya, honorer yang ingin mengadukan persoalan berkasnya yang lengkap, namun dinyatakan tidak lolos verifikasi berkas, maka BKDD membuka posko pengaduan.

"Pengaduan itu hingga besok (Hari ini,red) dan kami akan menindaklanjuti dengan membuat berita acara, dan akan disampaikan ke Inspektorat selaku pemeriksa berkas,"jelasnya.

Verifikasi Ulang
Sementara itu, persoalan tenaga honor K1 lingkup Pemkab Barru belum berakhir. Kemarin, DPRD Barru kembali membahas nasib 34 honorer K1 yang dinyatakan tidak lolos.

A Haeruddin, Wakil Ketua DPRD Barru, menyatakan, persoalan tenaga honor K1 masih terus diperjuangkan. Mereka ini belum bisa dikategorikan tidak lulus, sebab ada waktu 14 hari untuk melakukan tanggapan terkait pengumuman tenaga honor K1 tersebut.

Karena itu dipanggil Badan Kepegawaian Pemkab Barru bersama puluhan tenaga honor k1 yang melakukan protes. Harus dicarikan jalan keluar, apa masalahnya sehingga mereka tidak diakomodasi. ”Kami minta BKD lakukan klarifikasi lagi apa masalahnya,” katanya.

Sementara sejumlah tenaga honor di DPRD Barru, kembali menyatakan ketidakpuasannya. Ini karena mereka menyatakan diri tidak pernah ada masalah terhadap berkas saat dilakukan verifikasi beberapa waktu lalu. Karena itu mereka mempertanyakan, apa kekurangan berkas mereka.

Abu Jahja, wakil rakyat lainnya, minta BKD segera bertindak atas masalah rekruitmen tenaga honor kategori satu ini. Langkah cepat harus dilakukan mengingat waktu yang makin mepet. Hanya 14 hari diberi waktu untuk sanggahan terkait pengumuman kelulusan tenaga honor K1 ini. (eds-rusman/ars)


Sumber : Fajar
READ MORE - DPRD Gunakan Hak Angket

Pemkab Gowa Simpan Daftar Honorer K1

SUNGGUMINASA, FAJAR -- Meski sudah ada desakan dari DPRD Gowa dan Komisi Informasi Pusat, Pemkab Gowa belum juga mengumumkan nama-nama honorer kategori satu (K1) yang lolos verifikasi BKN. Sampai Kamis 12 April, papan pengumuman di Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) masih kosong.

PELAKSANA Tugas Kepala BKDD Gowa yang juga Wakil Bupati Gowa Abdul Razak Badjidu yang dicegat di kantor bupati Gowa tidak memberikan informasi yang jelas. Menurutnya, informasi tersebut akan diumumkan dalam waktu dekat ini.

"Satu dua hari mungkin. Tapi tanyakan saja kepada Pak Rostam (Sekretaris BKDD Gowa)," kata Abdul Razak seraya menutup pintu mobil dinasnya.

Rostam pun tak bisa dihubungi karena tengah mengikuti kegiatan bela negara dan outbond bersama seluruh pejabat Pemkab Gowa, di Rindam VII/Wirabuana, Pakkatto. Ponselnya tak bisa dihubungi.

Sementara Sekretaris Kabupaten Gowa Yusuf Sommeng juga enggan berkomentar soal pengumuman nama-nama honorer K1 tersebut. "Tanya sama Pak Wakil Bupati. Beliau yang tahu soal itu," katanya.

Sebelumnya, Rostam Razak menyatakan BKDD Gowa sudah siap mengumumkan nama-nama honorer K1. Pengumuman itu sisa menunggu diteken oleh Bupati Gowa Ichsan Yasin Limpo. (aha/sap)


Sumber : Fajar
READ MORE - Pemkab Gowa Simpan Daftar Honorer K1
JAKARTA, FAJAR -- Kabupaten Luwu Utara (Lutra) adalah salah satu dari empat daerah di Indonesia yang bermasalah dalam penetapan honorer Kategori 1 (K1). Hal ini diungkapkan Kepala Bagian Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN), Tumpak Hutabarat.

DAERAH
yang bermasalah hingga saat ini adalah Kepulauan Riau, Kabupaten Bau-Bau, Kabupaten Luwu Utara, dan Kabupaten Aceh Tenggara. Selain itu, terdapat pula beberapa daerah yang memenuhi kriteria (MK) di atas 500. BKN akan melakukan verifikasi ulang terhadap daerah dengan MK di atas 500.

"Tetapi yang keempat bermasalah ini saya akan coba cek kembali sampai sejauh mana penyelesiannya," kata Tumpak Hutabarat, di ruang kerjanya, di Jakarta, Kamis, 12 April.

Empat daerah yang bermasalah dengan honorer K1 tadi disebabkan berbagai persoalan. Ada karena diragukan datanya sehingga BKN perlu klarifikasi langsung ke lapangan. Ada juga masalah perbedaan persepsi karena termasuk daerah pemekeran sehingga membawa surat keputusan dari kabupaten lama. Kabupaten Lutra termasuk di masalah pemekaran.

"Luwu Utara sendiri sampai saat ini tinggal menunggu hasil pemeriksaan dari BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan, red) dan diperkirakan tidak memakan waktu lama kok," sebut Tumpak.

Untuk itu, lanjut Tumpak, diharapkan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) setempat agar mengumumkan nama-nama K1. Imbauan ini diajukan agar tidak timbul kecurigaan di masyarakat terkait pengumuman honorer K1.

Sementara itu, bagi Kategori 2 (K2), Tumpak memperingatkan para kepala BKD agar menyerahkan data-data honorer sebelum 30 April 2012. Dimana ada hardcopy dan softcopy disertai formulir aplikasi yang telah disediakan BKN di situs www.bkn.go.id. (fmc)


Sumber : Fajar

READ MORE -

lowongan Kerja BUMN PT PLN ( Persero )

PT PLN ( Persero ) - PLN is the largest and biggest state - owned ( BUMN ) electricity power companies in Indonesia. PT PLN ( Persero ) runs the business of electricity power generating and its corresponding transmission and distribution to the end users, which is industrial circlem commercial, as well as public and community infrastructure.
To support its business, PT PLN ( Persero ) also operated 9 subsidiary companies.PT PLN ( Persero ) curtain the view to develop into a recognized discussion - class company, currently opening career opportunities for Indonesian candidates to join and grow with us through Program Rekrutmen Pegawai PT PLN ( Persero ) Tingkat S1 / D4 – D3 Tahun 2012 for throughout Indonesia placement with following terms:

Assistant Engineer of Electrical Power Distribution (ED)
  • Bachelor/ Diploma 4 Degree majoring in Electricity Energy Engineering
  • Bachelor/ Diploma 4 Degree majoring in Electricity Engineering/ Electrical Engineering - Powerline
  • Bachelor/ Diploma 4 Degree majoring in Electricity Power Engineering
Junior Engineer of Electricity Power Distribution (TDT)
  • Diploma 3 Degree majoring in Electricity Energy Engineering
  • Diploma 3 Degree majoring in Electricity Engineering/ Electrical Engineering - Powerline
  • Diploma 3 Degree majoring in Electricity Power Engineering
Junior Analyst of Electricity Power Commerce (PNG)
  • Diploma 3 Degree majoring in Economics Development
  • Diploma 3 Degree majoring in Economics
  • Diploma 3 Degree majoring in Economics and Development Studies
  • Diploma 3 Degree majoring in Finance
  • Diploma 3 Degree majoring in Banking and Finance
  • Diploma 3 Degree majoring in Islamic Banking and Finance
  • Diploma 3 Degree majoring in Management
  • Diploma 3 Degree majoring in Financial Management
  • Diploma 3 Degree majoring in Financial and Banking Management
  • Diploma 3 Degree majoring in Financial and Taxation Management
  • Diploma 3 Degree majoring in Marketing Management
  • Diploma 3 Degree majoring in Marketing
  • Diploma 3 Degree majoring in Commerce Administration
Requirements
  • Male
  • Not married and willing to not get married during the Diklat Prajabatan
  • Born in 1986 or thereafter for S1/ D4 and born in 1988 or thereafter for D3
  • Minimum GPA 2.75 for Engineer and 3.00 for Non-Engineer
  • Minimum height 155 cms
  • Maximum spectacled -4 for ED and TDT
If you are interested to work and join in PT PLN and competent in accordance with job requirements above,please download the info through official information below.. Closing date 21 April 2012. Only short-listed candidates will be notified.
info
READ MORE - lowongan Kerja BUMN PT PLN ( Persero )

PT Indofarma (Persero) Tbk - Medical Representative Indofarma April 2012

PT Indofarma (Persero) Tbk
Indofarma / detik.com
PT Indofarma (Persero) Tbk - Indofarma is one of the largest national pharmaceuticals and other health care products companies in Indonesia. Indofarma established since 1918 and currently produced more than 236 items of drugs. TPT Indofarma (Persero) Tbk is engaged in the production of finished goods such as essential, generic, branded and traditional medicine, cosmetics, medical devices, diagnostics and contraceptives, as well as food products that are related with healh care and health improvement including animal food products. In addition, the Company also produces packaging materials, machinery, equipment and infrastructure related to pharmaceutical and other industries. The Company's based in Bekasi - West Java. To supports its distribution and trading activities, the Company operated PT Indofarma Global Medika (IGM) as subsidiary company and focused in the distribution and trading of pharmaceutical products.

In order to accelerate its business growth, currently PT Indofarma (Persero) Tbk invite dynamic and motivated professionals to join as :

Medical Representative

Requirements
  • Male/female
  • Age maximum 27 years old
  • Minimum D3 exact sciences (preferably)
  • Tenacious and hard working
  • Disciplined and dedicated
  • Had a motorbike & SIM C
  • Willing to be located throughout Indonesia
  • Attractive and neat appearance
  • Like Challenges
For further detail information, please refer official source from Indofarma on following link below. Should you interested, please send your complete application with copy of diploma and recent transcript, recent photograph and copy of SIM to following address below. Only short-listed candidates will be notified.
HRD PT Indofarama Tbk
Jl. Indofarma No. 1 Cikarang Barat
Official Source
READ MORE - PT Indofarma (Persero) Tbk - Medical Representative Indofarma April 2012

Thursday, April 12, 2012

PT Pertamina (Persero) - Assistant, Engineer, Specialist Pertamina April 2012

Pertamina
Pertamina / vivanews.com
PT Pertamina (Persero) - Pertamina is a national oil companies in Indonesia. The Company operated with business activities in the field of energy and petrochemicals. Its business was divided into two sectors, namely upstream and downstream. The Company also controled the entire oil and gas industry in Indonesia and cooperated with foreign petroleum companies, but solely on a contract basis. The Company operated since 1957 and its corporate head office located in Jakarta. PT Pertamina (Persero) supported by 7 (seven) oil plant refineries, and has numerous LNG, LPG, shipping, and fuel businesses. The Company also invests heavily in the development of geothermal energy as an alternative energy source.  Pertamina supported by 13 Subsidiaries and 16 Joint Ventures operating in various industries.

In line with its vision, become a world class national oil and gas company, currently PT Pertamina (Persero) invites the best people to join as following position :

Assistant Domestic Source ( E-GAS-GRM2 ) 

Requirements
  • S1 majoring in Petroleum Engineering, Geological Engineering, Chemical Engineering, Economics
  • At least 2 years experienced in Gas Business
Assistant Overseas Source - Gas Resources Management ( E-GAS-GRM3 )

Requirements
  • S1 majoring in Petroleum Engineering, Geological Engineering, Chemical Engineering, Economics
  • At least 2 years experienced in Gas Business
Assistant Market Analysis Gas ( E-GAS-GRM4 )

Requirements
  • S1 majoring in Petroleum Engineering, Geological Engineering, Chemical Engineering, Economics
  • At least 2 years experienced in Gas Business
Assistant Manager Unconventional Gas - Gas Resources Management ( E-GAS-GRM5 )

Requirements
  • S1 majoring in Petroleum Engineering, Geological Engineering, Chemical Engineering, Economics
  • At least 2 years experienced in Gas Business, especially in LNG
Assistant Commercialization Unconventional Gas - Gas Resources Management ( E-GAS-GRM6 )

Requirements
  • S1 majoring in Petroleum Engineering, Geological Engineering, Chemical Engineering, Economics
  • At least 2 years experienced in Gas Business
Assistant Market Analysisis Unconventional Gas - Gas Resources Management ( E-GAS-GRM7 )

Requirements
  • S1 majoring in Industrial Engineering
  • At least 2 years experienced in Gas Business, especially in Unconventional gas
Cost Engineer ( E-GAS-GRM8 )

Requirements
  • S1 majoring in Industrial Engineering
  • Have at least 8 years experience in the field of Engineering, Maintenance, Project Management, LNG / Gas Operations Plant
Mechanical Engineer ( E-GAS-GRM9 )

Requirements
  • S1 majoring in Mechanical Engineering
  • Have at least 8 years experience in the field of Engineering, Maintenance, Project Management, LNG / Gas Operations Plant
Rotating Equipment Engineer ( E-GASGRM10 )

Requirements
  • S1 majoring in Mechanical Engineering
  • Have at least 8 years experience in the field of Engineering, Maintenance, Project Management, LNG / Gas Operations Plant
Instrument & Control Engineer ( E-GASGRM11 )

Requirements
  • S1  majoring in Electrical Engineering
  • Have at least 8 years experience in the field of Engineering, Maintenance, Project Management, LNG / Gas Operations Plant
Pipeline Engineer ( E-GASGRM12 )

Requirements
  • S1 majoring in Civil Engineering, Mechanical Engineering
  • Have at least 8 years experience in the field of Engineering, Maintenance, Project Management, LNG / Gas Operations Plant
HSE Engineer ( E-GASGRM13 )

Requirements
  • S1 majoring in Environmental Engineering
  • Have at least 8 years experience in the field of Engineering, Maintenance, Project Management, LNG / Gas Operations Plant
Chemical Flooding Specialist ( E-UPSUTC18 )

Requirements
  • S2/S3 majoring in Petroleum Engineering / Chemical Engineering
  • Experienced min 10 years in related field
Thermal Flooding Specialist ( E-UPSUTC19 )

Requirements
  • S2/S3 majoring in Petroleum Engineering / Chemical Engineering
  • Experienced min 5 years in related field
Gas Flooding Specialist ( E-UPSUTC20 )

Requirements
  • S2/S3 majoring in Petroleum Engineering / Chemical Engineering
  • Experienced min 8 years in related field
For further detail information about jobs requirements and to apply online in each postitions above, please refer official source from PT Pertamina (Persero) Career Website on following link. Closing date 18 April 2012. Only short-listed candidates will be notified.
Official Source
READ MORE - PT Pertamina (Persero) - Assistant, Engineer, Specialist Pertamina April 2012

PT Holcim Indonesia Tbk - Customer Care Frontliner, Shipping Administration

Holcim Indonesia
Holcim / holcim.co.id
PT Holcim Indonesia Tbk - Holcim is one of the leading fully integrated cement manufacturing companies in Indonesia. The Company operated in Indonesia as a part of Holcim Group, one of the most admired companies in the world, employing more than 80,000 employees in around 70 contries and operated 50 concrete batching plants. Holcim Indonesia based in Jakarta and provided a fully integrated range of 10 cement types, concrete and aggregates. The Company operated in 2 (two) countries, Indonesia and Malaysia with production capacity of 9.5 million tonnes. The Company also supported by Solusi Rumah, a unique franchise to deliver housing solutions and supported by more than 9,200 Holcim-trained masons, 351 franchisees and a growing telesales presence. Based on Holcim Annual Reports 2010, Its domestic sales growth of 4.4% with national market share at 14%.

In line with its vision, to provide healthy living condition for society's future, currently PT Holcim Indonesia Tbk invites the best young people to join as:

CCF (Customer Care Frontliner)


Requirements:
  • Bachelor degree from any discipline from reputable university
  • A working experience of min. 2yrs in Call Centers or in Customer Service.
  • A strong customer focus minded
  • A team player with strong interpersonal skill as well as a team player
  • Independent, discipline, with adequate analytical skills.
  • Highly attentive to detail, ability to do multi – task job, as well as problem and complaint solving.
  • Ability to perform in time-pressures and shifting working hours to meet deadlines.
  • Proficient in MS Office – Excell, Word and Power Point
  • Mastering in Call Center applications.
  • Compulsory of good communication skills in Bahasa and English, both oral and written
Shipping Administration

Requirements:
  • Minimum Diploma Degree (any discipline)
  • Min 1 (one) year experience in export /shipping documentation
  • Computer literacy, MS Office & SAP
  • Good communication skills in Bahasa and English ( oral and written )
  • Other qualification / skills:
  1. Document and file management
  2. Time management and reporting
  3. Good interpersonal and communication skill
  4. Understand process of logistic distribution
  5. Understand parties involved in shipping process
Should you interested to the position, please send your resume before 28th April, 2012 and addressed to Organizational Design & Development Dept. via email : Recruitment-idn@holcim.com. Please indicate position applied for on the subject field of your email. Only short-listed candidates will be contacted.
Official Source
READ MORE - PT Holcim Indonesia Tbk - Customer Care Frontliner, Shipping Administration

PT Krakatau Engineering - Junior Engineers, Accounting April 2012

PT Krakatau Engineering
Krakatau Engineering / krakataueng.co.id
PT Krakatau Engineering - PT KE is one of the national largest construction and engineering companies in Indonesia. The Company operated since 1998 as a subsidiary company of PT Krakatau Steel (Persero). Since its establishment, the Company has been involved in engineering, procurement and construction projects (EPC) with focused to the expansion and development of Krakatau Steel’s production facilities and infrastructures. The Company obtained an award from Lloyd's Register Quality Assurance  as the ISO 9001 certification. In 2010 the Company booked Net Revenues of Rp997,53 billion and a net Income of Rp18.27 billion.

In line with its vision, became the regional dominnat EPC Company, currently PT Krakatau Engineering offer opportunities to highly talented people to build their professional career in EPC industry as:

Junior Engineers

Requirements
  • Bachelor/Diploma Degree (S1/D3) in related field from reputable University
  • Min GPA 2,75 (scale 4)
Accounting

Requirements
  • Bachelor/Diploma Degree (S1/D3) in related field from reputable University 
  • Min GPA 2,75 (scale 4)
General Requirements
  • Good computer skill
  • Smart worker and be able to work under pressure
  • Good communication skill
  • Thorough, loyal and high initiative
  • HO at Cilegon and willing to be placed at Project sites
  • Willing to be started as contract employee
Should you interested and qualified, please send your application, CV and also mention your expected salary to: sdm@krakataueng.co.id not later 20 April 2012. Only short-listed candidates will be contacted.
READ MORE - PT Krakatau Engineering - Junior Engineers, Accounting April 2012

Honorer K1 Protes BKDD

JENEPONTO, UPEKS--Ratusan tenaga honorer dari berbagai lingkup SKPD, kecamatan dan kelurahan, terus melakukan protes atas hasil pengumuman nominatif verifikasi dan validasi Kategori K1 di lingkup Pemkab Jeneponto.
Adapun yang lolos dalam K1 tersebut sebanyak 280 orang. Namun, ratusan tenaga honorer yang tidak lulus itu, tidak puas atas hasil pengumuman hari Jumat pekan lalu.
Para tenaga honorer ini diterima di ruang pola kantor bupati Rabu (11/4). Mereka diterima Wabup Jenponto, H Burhanuddin BT, Sekkab H Ikhsan Iskandar, Kepala BKDD, H Hasnun, Sekretaris BKDD, Kabid Diklat Sirajuddin.
Selain itu, hadir pula Kapolres Jeneponto, AKBP Sigit Waluya dan dibantu puluhan aparat yang mengamankan pertemuan tersebut. Salah seorang tenaga honorer di Kelurahan Manjangloe, Nasir, yang mewakili rekan-rekan honorer lainnya dalam kesempatan itu, mempertanyakan adanya beberapa kepala desa yang lolos dalam verifikasi database tenaga honorer.
Padahal kata Nasir, mereka tidak pernah mengabdi menjadi tenaga honorer, karena SK yang dibuat itu adalah rekayasa belaka, ungkap Nasir. Pertemuan antara tenaga honorer dengan pihak BKDD tersebut, berlangsung tegang, bahkan terjadi walk out dari tenaga honorer tersebut.
Untung kehadiran Wabup Burhanuddin BT dan Sekkab Ikhsan Iskandar, membuat suasana cair dan pertemuan kembali dilanjutkan setelah ba'da duhur. Honorer lainnya yang sempat memprotes yakni Wawan, honorer di dinas PPKAD.
Ia memprotes nama-nama yang berbeda antara yang diumumkan di website internet dan yang diumumkan di BKDD. "Kenapa mesti beda antara yang diumumkan di lingkup kantor bupati dengan pengumuman di internet," ujar Wawan.
Sementara Kepala BKDD Jeneponto, H Hasnun, yang menanggapi banyaknya protes dari tenaga honorer, hanya bisa bersabar dan menanggapi dengan tenang. "Silahkan menyurat dan buat sanggahan, jika memang ada yang tidak sesuai dengan hasil verifikasi tenaga honorer K1 ini," jelas Hasnun.


Sumber : UPEKS Online
READ MORE - Honorer K1 Protes BKDD

Tuntut Jadi PNS, Guru Honorer Demo BKN

REPUBLIKA.CO.ID, CILILITAN -- Puluhan guru honorer di Kabupaten Bekasi melakukan demo di depan gedung Badan Kepegawaian Negara (BKN) Cililitan, Jakarta Timur, Kamis (12/4). Aksi demo tersebut menuntut untuk verifikasi guru honorer agar diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Menurut salah satu guru honorer, Uri, dia sudah sepuluh tahun menjadi guru honorer namun sampai saat ini belum ada pengangkatan."Kami ingin ada kesejahteraan, gaji yang dibayarkan dibawah UMR," ujarnya.

Senada dengan Uri, Diar yang sudah mengabdi selama delapan tahun juga mengungkapkan hal yg sama. "Gaji kami perbulan hanya Rp 400 ribu, dan nggak ada tunjangan apapun," ujarnya.

Sementara itu satu orang guru honorer yang tidak mau disebutkan namanya mengaku, belum mendapatkan gaji selama enam bulan. "Sampai bulan ini gaji saya belum dibayar," ujarnya.

Aksi demo ini didampingi oleh Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia (LAMI). Ketua LAMI, Jonly Nahampuan, mengatakan jumlah guru honorer di Kabupaten Bekasi sebanyak 3602 orang. Sedangkan jumlah yang diverivikasi dan divalidasi untuk pemerintah Kabupaten Bekasi sebanyak 278 orang. "Data tersebut tidak sesuai dengan kenyataan dilapangan, kami sudah berupaya untuk mengajukan ke Badan Kepegawaian Daerah namun selalu ada lempar tanggung jawab," ujar Jonly.

Apabila tuntutan mereka ditolak, guru-guru honorer tersebut siap untuk melakukan aksi mogok. "Hal ini menyangkut kepentingan guru honorer seluruh Indonesia, kalau tidak ada jawaban kami siap mogok ngajar, jangan sampai mereka pensiun dalam status honorer, karena mereka sudah lama mengabdi kepada bangsa dan harus diperhatikan kesejahteraanya," ujar Jonly

Aksi demo sempat memanas. Para demonstran menggoyang-goyangkan pagar depan gedung BKN agar bisa masuk. Selain itu, mereka juga sempat memblokir jalan di depan gedung BKN, sehingga menimbulkan kemacetan. Namun aksi tersebut dapat diredam oleh pihak kepolisian dari Polsek Kramatjati, Jakarta Timur.

Setelah satu jam berorasi. Perwakilan sepuluh orang guru dan tiga orang dari LAMI diperbolehkan masuk untuk menyampaikan aspirasi langsung kepada Ketua BKN. Sampai saat ini proses penyampaian aspirasi tersebut masih berlangsung

Sumber : Republika
READ MORE - Tuntut Jadi PNS, Guru Honorer Demo BKN

Pegawai Honorer Rusak Kantor BKD

indosiar.com, Dompu, NTB - (Kamis, 12.04.2012) Kantor Badan Kepegawaian Daerah Dompu, Nusa Tenggara Barat, kembali di rusak massa Rabu siang. Pelaku perusakan adalah para pegawai honorer daerah yang gagal lolos dalam data base K-1, yang secara resmi sudah diumumkan oleh Badan Kepegawaian Nasional melalui jaringan internet.

Para pegawai honorer yang berasal dari berbagai dinas instansi termasuk guru yang merasa kecewa karena namanya tidak tercantum dalam daftar nominasi honorer daerah yang lolos data base K - 1, Rabu siang, kembali mendatangi kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Dompu. Secara spontanitas para pegawai honorer yang sedang kesal ini mengamuk dan merusak barang-barang inventaris milik kantor BKD. Sejumlah meja dan kursi serta papan penyekat ruangan berikut beberapa dokumen penting juga diobrak-abrik pendemo.

Setelah itu, aksi kemudian dilanjutkan kembali ke kantor pemerintah kabupaten Dompu. Para pendemo sempat berupaya menerobos masuk menuju pendopo bupati, namun berhasil dihalau polisi. Mereka kemudian membubarkan diri setelah pihak pemerintah melalui kepala Kominfo Ihtiar menemui massa dan berjanji akan mulai melakukan verifikasi ulang dan melibatkan para pegawai honorer selaku pengawas. (Ahmad Sianturi/Nur Sakti/Sup)

Sumber : Indosiar
READ MORE - Pegawai Honorer Rusak Kantor BKD

Diajukan 91 Honorer, Lolos Semua

PALUTA  - Sejumlah daerah langsung mengumumkan daftar honorer kategori 1 (K1) yang telah diferifikasi oleh Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Pengumuman ini untuk memberikan waktu bagi masyarakat untuk melakukan koreksi jika menemukan ada data honorer yang palsu alias siluman.

Pemkab Padang Lawas Utara (Paluta), Sumut, misalnya. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Paluta Mora Harahap menjelaskan, pihaknya sudah menerima daftar nominatif tenaga honorer kategori I yang memenuhi kriteria dari BKN Regional IV Sumatera Utara.

Data ini akan langsung diumumkan kepada masyarakat Kabupaten Paluta. “Berdasarkan SE Menpan dan reformasi Birokrasi nomor 03 tahun 2012 tanggal 12 Maret 2012 tentang data tenaga honorer kategori I dan daftar nama tenaga honorer kategori II dan dengan hal tersebut di atas, maka kami umumkan hasil verifikasi dan validasi data nominatif tenaga honorer kategori I Kabupaten Paluta yang memenuhi kriteria sebanyak 91 orang,” kata Mora, didampingi Kabid Penempatan BKD Paluta, Lairar Rusdy Nasution kepada Metro Tabagsel (Grup JPNN).

Dikatakan, dari 91 jumlah tenaga honorer kategori I yang didata dan dikirimkan ke BKN, semuanya dinyatakan memenuhi kriteria.

Kemudian disampaikan keduanya, bagi elemen masyarakat yang merasa ada dugaan pemalsuan dokumen, maka pemerintah memberikan tenggang waktu pengaduan selama 14 hari ke BKD Paluta sejak diumumkan 5 April Lalu.

“Perlu disampaikan kepada elemen masyarakat apabila ada dugaan pemalsuan dokumen pengangkatan sebagai tenaga honorer kategori I yang memenuhi kriteria sebagaimana pengumuman yang disampaikan, pemerintah memberikan tenggang waktu pengaduan kepada BKD Paluta selama 14 hari, terhitung mulai tanggal pengumuman ini kami tetapkan. Jadi jika ada pengaduan, maka kami akan kembali melakukan validasi ulang seluruh berkas yang diadukan untuk kemudian kita sampaikan lagi ke BKN,” tuturnya.  (phn/sam/jpnn)
 
Sumber : JPNN
READ MORE - Diajukan 91 Honorer, Lolos Semua

Lowongan BUMN Bank Mandiri - Supporting Staff and Front Liners (Semua Jurusan , Fresh Graduate, untuk D3, S1, S2,)

www.bankmandiri.co.id/
As the largest Bank in Indonesia, with assets that have grown to more than IDR 501 trillion today, and more than 27. 305 employees spread among more than 1. 526 domestic branches and 7 overseas branches and representative offices, Bank Mandiri has committed to deliver excellence banking services and to provide wide - ranging financial solutions in investment and sharia ' products as well as bancassurance for our private and state - owned corporate, commercial, small business and micro customers in addition to our consumer clients.Since its establishment, the bank has worked hard to create a strong management team and professionals who work based on the principles of good corporate governance which has been internationally recognized. Asiamoney magazine gave awards for our commitment to provide for the implementation of Corporate Governance Corporate Governance Award for the category of Best Overall for Corporate Governance in Indonesia and Best for Disclosure and transparency.
We ' re unambiguous that your substantiality in Bank Mandiri will hand over you an delightful chance to flourish your job aspiration as a know onions plutocrat in Indonesia and being apart of the most esteemed and progressive financial institution.

Supporting Staff
Aceh, Bali, Bengkulu, Papua, Jakarta Raya, Jambi, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Lampung, Maluku, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Riau, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Yogyakarta, Bangka Belitung, Banten, Gorontalo, Maluku Utara, Kepulauan Riau, Papua Barat, Sulawesi Barat

Requirements
  • Minimum education S1 from Accredited University
  • Minimum GPA of 2.75
  • The maximum age at the time of initial selection 24.00 years (for fresh graduates)
  • The maximum age at the time of the initial selection of 26.00 years (for at least 2 years experience)
  • Attractive appearance
  • Computer literate with Microsoft Office
  • Not Married
Front Liners (FL) - Jabodetabek KANWIL XII,KANWIL XI,KANWIL X, KANWIL IX,KANWIL VIII,KANWIL VII,KANWIL II,KANWIL I.
Jakarta,Bogor,Depok,Bekasi,Tangerang,Sukabumi dan seleuruh wilayah Indonesia

Requirements
  • Minimum education S1 from Accredited University
  • Minimum GPA of 2.75
  • The maximum age of 24.00 years for fresh graduate
  • The maximum age of 26.00 years for an experienced (minimum 2 years experience as front liners)
  • Attractive appearance
  • Computer literate at least MS Office programs
  • Not Married
  • Do not have a nuclear family (parents, siblings, husband / wife) works as an employee of Bank Mandiri
If you are interested in working and joining the bank independent and competent in accordance with job requirements above, please apply online and view more info through official information below. Only selected candidates will be notified.
apply
READ MORE - Lowongan BUMN Bank Mandiri - Supporting Staff and Front Liners (Semua Jurusan , Fresh Graduate, untuk D3, S1, S2,)

Diangkat 2010, Masa Kerja Honorer Dihitung Sejak 2005

Jamaluddin, honorer di Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Nunukan dinyatakan masuk dalam daftar nominatif tenaga honorer kategori I. Dia memenuhi kriteria berdasarkan hasil verifikasi dan validasi yang dilakukan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
Jamaluddin diterima menjadi tenaga honor dengan SK tenaga honor Mei 2010. Namun, dalam berkas administrasinya, masa kerjanya mulai dihitung sejak Juni 2005 atau lima tahun sebelum keluarnya SK.
Hal ini bertentangan dengan PP 48 Th 2005 dan PP 43 Th 2007 mengenai kriteria tenaga honorer yang masuk dalam kategori I. Dalam aturan tersebut ditegaskan, mereka yang bisa diangkat sebagai calon pegawai negeri sipil (CPNS) merupakan honorer yang digaji APBD. Selain itu, mereka yang diangkat pejabat berwenang, bekerja di instansi pemerintah, memiliki masa kerja minimal setahun pada 2005 dan hingga dilakukan verifikasi dan validasi masih bekerja, serta berusia minimal 19 tahun dan tidak boleh lebih dari 46 tahun pada 1 Januari 2006.
Adanya kejanggalan dalam daftar honorer tersebut  memicu pertanyaan sejumlah anggota DPRD Kabupaten Nunukan saat rapat dengar pendapat yang digelar, Rabu (11/4/2012).
Wakil Ketua Komisi I DPRD Nunukan Marli Kamis mengatakan, dari SK itu terkesan ada rekayasa atau pemalsuan. Hal itu justru membawa konsekuensi pada tindakan hukum. "Kalau ada yang terjadi, kemungkinan itu dilakukan oknum bukan lembaga," ujarnya.
Wakil Ketua DPRD Nunukan Ruman Tumbo meminta dilakukan verifikasi ulang untuk memastikan, apakah benar honorer yang memiliki SK tahun 2010 lolos verifikasi.
"Kalau ini namanya lahir dulu baru hamil. Masak ada orang kerja dulu tahun 2005, baru SK keluar tahun 2010?" tanya Ruman.
Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Nunukan Syafaruddin mengatakan, pihaknya akan melihat kembali SK milik Jamaluddin.
"Saya melihat SK mungkin 2010, tetapi TMT tahun 2005. Ini berlaku mundur. Ini juga menjadi protes, lulus pula. Nanti kami cek ulang. Ini kelihatannya berlaku mundur," katanya.
Asisten III Setkab Nunukan Abdul Karim mengatakan, sebelumnya saat dilakukan verifikasi dan validasi ditingkat Kabupaten Nunukan, pihaknya sudah menggugurkan 14 orang. Mereka tidak termasuk dari 215 tenaga honorer yang diusulkan ke pusat. Dari 123 orang yang terakhir namanya dinyatakan lolos dipusat, nama 14 orang itupun tidak termasuk di dalamnya.
"Jadi atas laporan masyarakat dan LSM, kita membatalkan 14 orang dan itu tidak ada muncul. Kemudian kenapa malah 2010 muncul? Dalam syarat itu dia harus SK 2005, itu tidak terputus. Ada kita temukan dia sempat lari kerja diperusahaan, nanti masuk lagi. Otomatis gugur. Kemudian, kenapa 2010? Ini perlu investigasi lebih jauh," ujarnya.
Karim mengatakan, jika benar honorer tersebut memiliki SK tahun 2010, yang bersangkutan dipastikan akan tersandung saat diminta melengkapi dokumen asli. Permasalahan juga akan muncul pada surat keputusan dan surat perintah membayar (SPM).
"Nanti setelah masa sanggah, saat pelengkapan dokumen mereka akan melampirkan dokumen asli. Disitu akan ketahuan. Kami juga berharap masa sanggah 14 hari maksimal kita gunakan," ujar Karim.

Sumber :Tribun News
READ MORE - Diangkat 2010, Masa Kerja Honorer Dihitung Sejak 2005

Sebagian Honorer Masuk Kategori Dua

TRIBUNNEWS.COM, NUNUKAN - Inspektur pada Inspektorat Kabupaten Nunukan, Taufiqurahman mengatakan, sejumlah nama tenaga honor yang tidak masuk dalam daftar honorer kategori I, dialihkan masuk ke kategori II.
"Saya menerima informasi yang dari PMK itu dilarikan ke kategori II. Itu informasi yang saya dapatkan sementara. Artinya bukan tidak lulus semua, tetapi dilarikan ke kategori II. Nanti kita akan meminta penjelasan. Pertanyaan teman-teman dari tenaga honorer ini, ada yang merasa SK-nya sama kenapa tidak masuk kategori I? Nanti kita lihat selama waktu 14 hari kita lihat pengaduannya," kata Taufiqurahman, Rabu (11/4/2012).
Dari 215 nama yang dinyatakan lolos verifikasi dan validasi ditingkat Kabupaten Nunukan, hanya 123 yang dinyatakan masuk dalam daftar nominatif tenaga honorer kategori I yang memenuhi kriteria berdasarkan hasil verifikasi dan validasi yang dilakukan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
Asisten III Setkab Nunukan Abdul Karim mengatakan, BKN dan tim verifikasi pusat tentu punya alasan untuk tidak memasukkan 92 nama yang sudah dinyatakan lolos ditingkat kabupaten. Mereka bekerja berdasarkan landasan hukum dan landasan teknis operasional.
"Dari 92 yang tidak memenuhi kriteria, alasannya apa? Kita harus tahu, dimana ini? Semua syarat yang ditentukan dalam aturan bersifat kumulatif. Satu tidak cukup itu langsung gugur. Pada hari ke-15 setelah pengaduan, nanti kita rekap. Kita klasifikasikan pengaduan itu, kita tindaklanjuti. Karena di sinilah peluang kita," kata Abdul Karim.
Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah Nunukan Sayafaruddin mengatakan, pihaknya segera berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) terkait hilangnya nama 92 tenaga honorer dari daftar kategori I.
"Sembilan puluh dua orang yang sisa dalam waktu dekat saya koordinasi. Ini untuk kategori II akan segera disampaikan. Mungkin kendalanya seperti ini lagi. Tapi mudah-mudahan yang 215 bisa tercover. Kami meminta siapa nama mereka, namun belum dikasih," ujarnya.

Sumber : Tribun News
READ MORE - Sebagian Honorer Masuk Kategori Dua

BKD Bantah tak Daftarkan 128 Honorer ke BKN

BKD memenuhi panggilan Komisi A DPRD Riau. Dalam kesempatan tersebut dibantah tudingan 128 honorer tak didaftarkan ke BKN.

Riauterkini - PEKANBARU - Terkait adanya 128 tenaga honorer yang tidak lolosverifikasi untuk diangkat menjadi PNS oleh Badan Kepegawain Negara (BKN), membuatmereka mengadukan nasibnya ke DPRD Riau. Sehingga hari ini, Rabu (11/4) DPRD Riaumelakukan hearing dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Riau untuk memintapenjelasan mengapa 128 tenaga honorer Kategori I tidak lolos padahal sudah memenihipersyaratan.

BKD Riau sebelumnya telah mengirim 135 nama tenaga honorer ke BKN untuk diangkatmenjadi pegawagai negeri sipil pada tahun 2010 kemarin. Namun, dari 135 tenagahonorer yang diajukan itu hanya 25 orang yang dinyatakan lolos oleh BKN, dan 128lainnya dinyatakan tidak lolos verifikasi dengan alasan tidak memenuhi syarat.Dimana syarat salah satunya adalah, tidak adanya DAS atau dokumen anggaran satuankerja perangkat daerah.

"Kita juga tidak tahu pastinya mengapa dari 135 nama tenaga honorer yang kita ajukanke BKN, hanya 25 nama tenaga honorer yang memenuhi verifikasi dan dinyatakan lulus.Dan menurut keterangan pihak BKN, salah satu alasannya adalah tidak adanya DAS ataudokumen anggaran satuan kerja perangkat daerah," kata Zaini Ismail kepala BKDRiau.

Zaini Ismail juga mengatakan, pihanya akan berangkat ke Jakarta untuk memintapenjelasan BKN mengapa 128 tenaga honorer tersebut tidak lolos verifikasi padahalpihaknya sudah melengkapi syarat yang ditentukan. Tapi niat BKD untuk berangkat keJakarta tidak jadi, karena dewan berpendapat. BKD harus menyiapkan dan melengkapisemua dokumen dulu sebelum menghadap BKN.

"Kami minta BKD melakukan persiapan dan kelengkapan data-data dan dokumen dulu, barusetelah itu menghadap BKN. Karena nanti percuma saja kesana kalau tidak ada hasilnyahanya membuang tiket saja," kata ketua komisi A DPRD Riau, Masnur.

Rapat sempat memanas karena ada laporan salah satu tenaga honorer yang tidak lolosverifikasi di BKN, bernama Ernestuti, padahal statusnya sudah LPJ atau latihan prajabatan. Sehingga membuat anggota dewan mempertanyakan kepada BKD mengapa hal itubisa terjadi, seharusnya tenaga honorer yang sudah LPJ itu sudah hampir dipastikanmenjadi PNS.

"Saya rasa pihak BKD ini harus terbuka dalam melakukan pendataan dan penerimaantenaga honorer ini. Dan Kita minta hal ini diusut tuntas sampai selesai kalau memangada penyelewengan, dan selama ini hal seperti ini sudah sering kita dengar, tapikita tidak punya bukti," kata Syarif Hidayat anggota komisi A DPRD Riau.

Akhirnya, pihak BKD Riau mengakui bahwa berkas dokumen Ernestitu bisa saja kececersehingga tidak dilaporkan dan berjanji akan melakukan verifikasi kembali lagi.Hearing komisi A dengan BKD Riau ini sendiri dihadiri 126 para tenaga honorer yangtidak lolos verifikasi.

DPRD Riau minta kepada BKD Riau untuk tetap memperjuangkan nasib 128 tenaga honorertersebut agar tetap lolos verifikasi di BKN. Dan dewan berjanji akan memanggilkembali BKD untuk meminta hasil dari pertemuan dengan BKN di Jakarta, terkait nasib128 tenaga honorer tersebut.***(Jor)



Sumber : Riau Terkini
READ MORE - BKD Bantah tak Daftarkan 128 Honorer ke BKN

Pengangkatan Tenaga Honorer KI Harus Lulus Verifikasi

PEMERINTAH bertekad menuntaskan pengangkatan tenaga honorer menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun ini, terutama untuk tenaga honorer Kategori I (KI) yang dibiayai oleh APBN dan APBD. Namun, sederet masalah utamanya dari berbagai daerah bermunculan terkait verifikasi berkas honorer.

Seperti apa sebenarnya proses verifikasi tersebut dan apa penyebabnya? Berikut petikan wawancara wartawati Harian Fajar, Dian Muhtadiah Hamna dengan Kepala Kantor Regional (Kanreg) IV Badan Kepegawaian Negara (BKN), Usman Gumanti, SH, M.Si di ruang kerjanya, Lantai Dua, Kantor Regional IV BKN, Jalan Paccerakkang, Daya, Rabu, 11 April:

Bisa Anda jelaskan apa yang dimaksud dengan tenaga honorer Kategori I atau KI ?
Tenaga honorer Kategori I atau dikenal dengan K-I adalah tenaga honorer yang belum sempat didaftarkan pada tahun 2005 yang lalu. Mungkin masih belum jelas datanya tapi tahu-tahu ada dan terdata di tahun 2005.

Apa saja kategori seorang tenaga honorer termasuk KI?
Yang termasuk tenaga honorer KI yaitu tenaga honorer yang diangkat oleh pejabat berwenang atau instansi pemerintah dan dibiayai oleh APBN dan APBD yang berlaku sejak 1 Januari 2005 ke bawah sampai sekarang.

Bagaimana prosedur pengangkatan tenaga honorer KI ?
Prosedurnya sama dengan proses tenaga honorer sebelumnya namun untuk tenaga honorer KI kriterianya bekerja di instansi pemerintah, diangkat oleh pejabat berwenang dan digaji yang bersumber dari APBN atau APBD.

Saat ini, berapa jumlah tenaga honorer KI Sulsel  tahun ini dan berapa jatah yang diberikan dari BKN Pusat ?
Berdasar data yang kami punya, jumlah tenaga honorer KI Sulsel sebanyak 1.872 orang yang berasal dari 24 kabupaten/kota di Sulsel. Mengenai berapa jatah yang kita terima dari pusat, belum bisa dipastikan karena masih menunggu verifikasi dari pusat.  Bisa seluruhnya bisa juga tidak.

Maksudnya?
Ya, data seluruh tenaga honorer KI yang dikirim ke Pusat  harus diverifikasi validatasnya. Makanya masih ada uji publik yang dilakukan tim verifikasi terdiri Menteri Negara Pemberdayaan Aparatur Negara (Men-PAN), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan dari BKN sendiri.

Jika menurut tim ini datanya sudah valid dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan PP Nomor  48 Tahun 2005 dan PP  Nomor 43 Tahun 2007 tentang pengangkatan tenaga honorer, maka dia berhak diangkat.

Tetapi tidak sampai di situ, masyarakat pun berhak memberi penilaian siapa tahu dia tidak memenuhi syarat bagi pandangan masyarakat, maka boleh memberi bukti untuk diverifikasi ulang.

Terkait dengan kasus pengangkatan tenaga honorer di Jeneponto dan Takalar, mengapa sampai ada protes ?
Ada suatu perbedaan pendapat antara masyarakat dengan tim verfikasi sendiri. Bagi masyarakat, mungkin mereka merasa sudah pantas untuk diangkat tapi setelah diverifikasi ternyata tenaga honorer KI itu belum pantas diangkat karena ada beberapa kriteria yang tidak terpenuhi.

Menurut Anda, mengapa ada perbedaan pandangan antara BKD di daerah dan BKN mengenai keaslian atau kelengkapan berkas ?
Sudah sering pengangkatan tenaga honorer KI ini kami sosialisasikan dan koordinasikan di seluruh BKD kabupaten/kota di Sulsel. Bahkan meminta kepada  BKD menjelaskan kepada tenaga honorer mengenai keaslian atau persyaratan berkas. Saya kira ini masalah komunikasi yang perlu dipahami antara BKD dan BKN. Misalnya masalah umur minimal harus 18 tahun.

Kapan pengumuman pengangkatan tenaga honorer KI dari BKN Pusat ?
Kami ingin semuanya tuntas tahun ini. Mengumumkan tenaga honorer yang memenuhi kriteria nanti dilakukan melalui papan pengumuman, media cetak lokal dan media online selama 14 hari kepada publik. Mudah-mudahan prosesnya berlangsung cepat dan bisa segera dilakukan. (*)


Sumber : Fajar Online
READ MORE - Pengangkatan Tenaga Honorer KI Harus Lulus Verifikasi

Lowongan PT Perkebunan Nusantara X ( Persero ) - Sekretaris Direksi

www.ptpn10.com/
PT Perkebunan Nusantara X ( Persero ) - PTPN X ( Persero ) is one of state owned plantations companies in Indonesia. The Company engaged in plantation, processing and marketing activities of plantation products and founded in 1996. The Company ' s corporate head quarter located in Surabaya and operated in Mojokerto, Nganjuk, Jombang, Kediri, Sidoarjo, Tulungagung, Jember, Klaten and Jepara. PTPN Butterfly supported by 3 main business; Sugar Industry, Tobbacco and Hospital, with operated 11 sugar manufacturing plants, 3 hospilats, and 3 tobbacco processing plants.
Currently PT Perkebunan Nusantara X ( Persero ) is looking for a fitted candidate to fill the following positions:

Sekretaris Direksi (GSC - 122)
qualifications:
  • Female, single, age max. 28 years;
  • Education min. D3 preferably majoring in secretarial, GPA min. 2.80
  • good-looking, healthy physical and spiritual, not color blind and well-behaved;
  • Able to speak English actively and operate the computer at least Microsoft Office;
  • Preferred with experience
Administrative requirements:
  • job application letter & Curriculum Vitae;
  • Photograph max. 6 months 4x6 size = 3 color sheets, colored postcard size = 2 pieces
  • Copy of diploma and transcripts that have legalized the authority;
  • Police stations Original Notes Certificate (SKCK) is still valid;
  • Copy of identity document (ID) is still valid;
  • Letter Work Experience (if any);
If you are interested in vacancies in the top and has competence in accordance with job requirements above,For further detail information and how to apply, please look through the official website below. Only selected candidates who meet the requirements to follow the next process.
info
READ MORE - Lowongan PT Perkebunan Nusantara X ( Persero ) - Sekretaris Direksi

Wednesday, April 11, 2012

Lowongan Kerja PT Unilever Indonesia Tbk - Unilever Future Leaders Programme 2012

www.unilever.com/ 
PT Unilever Indonesia Tbk - Unilever is one of the biggest foreign direct investment company in Indonesia. The Company founded in 5 December 1933 and became a leader in Fast Moving Consumer Goods ( FMCG ) industry. Line of business of the Company consist of manufacturing, distribution and marketing of consumer goods including detergents, shampoo, soaps, deodorants, cosmetic products, margarine, dairy based food, ice cream, tea based beverages and fruit juice. In 2010, PT Unilever Indonesia Tbk launched Pure It, a safe drinking water solution that need no electricity or gas. Based on company ' s annual reports 2010, PT Unilever Indonesia Tbk and its subsidiary reported an increase in net income of 11. 3 % in 2010 to Rp3. 4 trillion. This was largely attributable the growth in net sales in line with an increase in sales volume.
PT Unilever Indonesia Tbk are invites the best Indonesian young people to join as position below :

Unilever Future Leaders Programme 2012

For UFLP 2012, PT Unilever Indonesia Tbk open the opportunities in the following functions
  1. Customer Development ( sales )
  2. Marketing
  3. Human Resources
  4. Supply Chain
  5. Finance
  • For Marketing, Customer Development, and Human Resources any disciplines are welcome to apply.For other functions, we are looking for students with below background:
  • Finance : Accounting, Business Study, Finance, Management
  • Supply Chain : Mechanical Engineering, Chemical Engineering, Electrical Engineering, Industrial Engineering, Food Technology
If you are interested in vacancies in the top and has competence in accordance with the requirements of the above work and have the competency requirements above, please see more information through from PT Unilever Indonesia Tbk on following link not later than 13 May 2012.Only short-listed candidates will be invited via e-mail/phone for interview. to the next process.
official 
READ MORE - Lowongan Kerja PT Unilever Indonesia Tbk - Unilever Future Leaders Programme 2012

Nasib Honorer KI Lutra Tunggu Keputusan BKN

MASAMBA, UPEKS--Terkait belum adanya kejelasan terkait tenaga honorer kategori (KI) yang telah memenuhi kriteria (MK) untuk segera diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), Komisi I DPRD Luwu Utara (Lutra), kembali memanggil Badan Kepegawaian Daerah dan Diklat (BKDD) Lutra.
 Pemanggilan tersebut terkait nasib tenaga honorer KI untuk segera diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta meminta penjelasan dari BKDD tentang sejauh mana tindak lanjut BKDD ke Badan Kepegawaian Nasional (BKN) adanya laporan warga ke Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara (Kemenpan) dengan pihak lain bahwa KI yang berjumlah 101 orang dianggap perlu ditinjau ulang atas hasil verifikasi dan audit dari pemerintah pusat.
Dikonfirmasi terkait pemanggilan BKDD, Ketua Komisi I DPRD Lutra Philosofi membenarkan hal itu. "Kita telah melakukan hearing kepada BKDD untuk mempertanyakan tindak lanjut adanya laporan warga Lutra mengenai honerer KI yang masih perlu ditinjau ulang, dan ditindaklanjuti hasil audit dan verifikasi ulang yang dilakukan tim Menpan, BKN, BPKP, dan tim pengarah pada tanggal 11 hingga 16 maret 2012 yang lalu, dia menyebutkan dari hasil audit tersebut atas penjelasan dari BKDD tinggal menunggu keputusan dari pusat. Sebenarnya sesuai dengan aturan batas waktu verifikasi setiap daerah yang dianggap bermasalah mengenai tenaga honorer KI hanya sampai tanggal 31 Maret 2012, namun Lutra diberi perlakuan khusus sampai proses audit selesai baru diumumkan nama-nama tenaga honorer KI yang berhak untuk diangkat menjadi PNS," ungkap Philosofi.
Dia berharap, proses verifikasi yang dilakukan dapat berlangsung secara objektif yang berpedoman pada Surat Edaran (SE) No.5 tahun 2011 dari pemerintah pusat terkait pengangkatan honorer KI.
Sementara, anggota Komisi I, Endang Sri Hartati, menyebutkan, menindaklanjuti nasib tenaga honorer KI, Komisi I DPRD Lutra,juga telah melakukan konsultasi ke BKD Provinsi dan Mempan. Di BKD provinsi, kata Endang, dari konsultasi kepala BKD Propinsi Andi Murni Amin Situru meminta agar BKDD Lutra memperjuangkan tenaga honorer KI karena dianggap bermasalah.
Dihubungi terpisah, Sekretaris BKDD Misbah dan kepala bidang mutasi Andi Sarappi mengakui bahwa hingga saat ada beberapa kabupaten kota termasuk Lutra, tenaga honorer KI yang dikirim ke BKN belum ada keputusannya, dan khusus Lutra, kata mereka belum diumumkannya KI Lutra yang anggap telah memenuhi kriteria namun karena adanya laporan warga ke pemerintah pusat akhirnya di tunda dan di lakukan audit khusus oleh tim BKN, Mempan dan BPKP provinsi pada 11-16 Maret 2012 yang lalu.
Dia menyebutkan informasi dari pemerintah pusat bahwa kemungkinan pada tanggal 12 April 2012 akan datang pihak BKN dan Mempan akan melakukan rapat untu membahas mengenai hal ini.
"Kita berharap dari rapat tersebut akan menghasilkan keputusan yang terbaik untuk Lutra," tandasnya. ()

Sumber : UPEKS Online
READ MORE - Nasib Honorer KI Lutra Tunggu Keputusan BKN

Lowongan Kerja Terbaru Oktober 2012